Testing Konsumen Dalam Marketing


Sudah banyak perusahaan yang sukses menggunakan testing konsumen dalam marketing sehingga mereka tahu bagaimana cara membangun hubungan dengan pembeli. Jadi, dengan testing ini anda secara tidak langsung akan mengetahui perilaku dari pengunjung atau konsumen anda. Lalu bagaimana cara melakukan testing konsumen dalam marketing?

Pertama, posisikan diri anda sebagai seorang konsumen. Kemudian, bayangkan kira-kira apa yang memotivasi pembeli untuk membeli produk yang anda tawarkan. Misalnya anda menjual produk kesehatan seperti herbal, dan anda berpikir bahwa pembeli akan tertarik membeli produk anda akibat adanya keinginan sehat secara alami dan takut efek dari obat-obatan kimia.

Sikap pembeli yang tadi pasti akan mempengaruhi pilihan konsep dari konten yang akan di sampaikan. jadi konten yang membicarakan faktor keuntungan sehat secara alami dan efek dari obat2an kimia. perhatikan pula mengunakan kosa kata, gambar, dan statistik yang anda dengan benar dan berhubungan.

Kedua, Lakukan 2 page penawaran untuk membandingkan 2 hal yang berbeda misalnya pada page yang satu({Page A) anda memberikan konten yang berisikan kelebihan sedangkan pada page kedua (Page B) anda isi konten mengenai efek menggunakan zat kimia kaitannya dengan produk herbal yang di tawarkan tadi.

Dengan demikian bisa dibandingkan kira-kira seberapa banyak orang yang tertarik kepada page 1 atau Page 2 yang di sediakan dengan tujuan melakukan testing konsumen.
Kemudian dapat di ketahui dan anda bisa menggolongkan setiap pembeli yang terdiri dari 4 tipe pembeli yang berbeda.
  • Kompetitif
  • Modis
  • Spontan
  • Humanistic
Dari karakter pembeli tersebut akan ditandai dengan karakteristik dalam hal kecepatan, emosi dan logika dari mereka. Dengan melakukan testing konsumen secara tidak langsung anda dapat mengetahui konsumen anda sehungga tau cara membuat konten ataupun cara berkomunikasi kepada mereka.

Subscribe to receive free email updates: